Senin, 10 Oktober 2011

Hari Habitat Diperingati Di Lamongan

Hari Habitat Dunia tahun 2011 tingkat Jawa Timur diperingati di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Telaga Bandung, Kecamatan Lamongan. Kegiatan yang baru pertama kali di Lamongan itu diwarnai dengan penanaman pohon penghijauan, pelepasan burung dan penebaran ikan di Telaga Bandung.

Kegiatan pagi itu juga dirangkai dengan Mahonisasi yang ditandai dengan penyerahan 800 batang bibit pohon mahoni pada delapan kecamatan. Sementara Bupati Fadeli yang membuka acara itu bersama Wabup Amar Saifudin dan jajaran muspida secara simbolis melakukan penanaman pohon penghijauan di lokasi kegiatan. Hadir pula dalam kesempatan itu Gentur Sanjoyo Prihantono, Kepala Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang Jatim.

Fadeli menyebut Program Lamongan Green and Clean (LGC) yang sudah dijalankan Pemkab Lamongan sejalan dengan tema Hari Habitat Dunia tahun ini, yakni Kota Hijau Solusi Perubahan Iklim. “Lamongan terus menerus bekerja keras agar kita betul-betul memiliki lingkungan yang hijau dan udara yang bersih. Ini juga sebagai upaya untuk mempertahankan Adipura, “ ujarnya.
“Hari ini, kita melakukan aksi nyata dalam rangka memperbaiki kualitas lingkungan. Yakni dengan menanam pohon, menebar ikan, melepas burung dan menyerahkan 800 bibit mahoni untuk 8 kecamatan. Semoga kegiatan ini bisa menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat agar secara terus menerus menjaga lingkungannya demi kelangsung anak cucu, generasi mendatang, “ kata dia.

Jumat, 07 Oktober 2011

Miroslav Janu Berlabuh Di Persela

Persela Lamongan membuat kejutan. Baru saja resmi mengontrak Eduard Tjong, Persela sudah mengganti pelatih kepalanya. Miroslav Janu (janu), kini resmi menjadi nahkoda Laskar Joko Tingkir. Mantan pelatih Arema Indonesia ini kemarin (6/10) diperkenalkan Ketua Umum Persela, Fadeli, dalam sesi jumpa pers pada wartawan di Ruang Sasana Nayaka setempat.

Janu tidak datang sendirian. Dia juga membawa gerbong asisten pelatihnya dulu. Yakni Tony Ho, Herman Kardiaman dan Assegaf. Sementara Didik Ludianto, asisten pelatih Persela Lamongan sebelumnya, dikonfirmasikan Fadeli akan tetap berada di jajaran pelatih Persela. Didik Ludianto sendiri sukses membawa Persela U 21 menjadi juara ISL U 21 musim lalu.

Fadeli dalam keterangannya menyampaikan perubuhan pelatih kepala Persela itu untuk mensukseskan target Persela untuk berada di klasemen atas, setidaknya 4 besar. “Agar Persela ini layak jual di mata calon sponsor, kita harus berbenah. Diawali dengan perekrutan pelatih kepala berkualitas, “ ujarnya.

“Nantinya semua akan dibenahi, “ imbuh Fadeli. “Mulai dari penambahan pemain hingga perbaikan rumput Stadion Surajaya. Janu kemarin sukses antarkan Arema jadi runner up. Nanti kami targetkan setidaknya bisa berada di posisi empat. Sedangkan untuk pasang target juara, tentunya harus ada banyak pembenahan dari sisi pemain, juga kualitas lapangan, “ katanya menjelaskan.

Janu sendiri tidak banyak mengumbar janji. Terlebih kompetisi akan segera dimulai meski jadwal pertandingannya belumm ada. Dia hanya menjanjikan akan bekerja keras seperti halnya yang sudah dilakukannya untuk PSM Makasar dan Arema Indonesia.

Dia mengaku sudah sedikit banyak mengetahui komposisi pemain yang sudah dimiliki Persela saat ini. Termasuk sejumlah pemain junior yang masuk ke tim senior dan keberadaan Gustavo, Zulham serta hengkangnya Fabiano ke Persija. Janu sendiri mengaku senang dengan pemain muda. Namun tentu dia akan melihat dulu kualitas mereka.

Dengan komposisi pemain Persela saat ini, dia melihat perlu ada pembenahan di sektor belakang, gelandang dan depan. Disebutkannya, sudah ada enam pemain yang diajaknya untuk bergabung di Persela. Namun terkait perekrutan dan kontrak, dia percaya itu menjadi kewenangan penuh dari manajemen Persela.

“Saya sudah kontak 5 atau 6 pemain untuk gabung. Namun terkait kontrak itu tentu kewenangan manajemen. Terkait pemain asing, saya adalah pelatih yang disiplin. Saya hanya kan merekrut pemain yang asing yang disiplin dan bisa bekerjasama degan pemain lokal, “ kata dia.

Janu yang lahir 8 November 1959 di Republik Ceska tersebut mengawali karir kepelatihannya di Indonesia pada tahun 2003 di Persigo Gorontalo. Kemudian hijrah ke PSM Makassar hingga tahun 2005. Tahun 2007 dia berlabuh di Arema Indonesia, kemudian musim 2008-2010 melatih Slavia Praha sebagai pelatih B. Sedangkan tahun lalu di melatih Arema Indonesia.

Eksekutif Ajukan 10 Raperda

Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dengan agenda nota penjelasan terkait sepuluh Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), berlangsung di gedung dewan Kabupaten Lamongan, kemarin (6/10). Dalam forum tersebut Bupati Lamongan Fadeli menegaskan pada Dinas Kesehatan terkait musim kemarau yang terlampau panjang untuk selalu waspada dan memberikan pelayanan terbaik kepada warga.

Dalam sambutannya dia mengatakan, sebagaimana diketahui musim kemarau tahun ini cukup panjang. Hal tersebut akan membawa dampak yang cukup besar terhadap perubahan musim. Antara lain, berbagai penyakit infeksi saluran pernafasan (ISPA) akibat debu, menurunnya kualitas air bersih, dan berkurangnya sumber air.

“Saya minta kepada jajaran SKPD terkait, khususnya kepada Dinas Kesehatan agar selalu waspada dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan pengobatan,” urainya.

Ditambahkan olehnya, luas wilayah Lamongan yang setara dengan 181.280 Ha, telah ditetapkan sebagai Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) yang merupakan bagian dari Gerbang Kertosusilo. Dengan harapan akan berfungsi untuk mendorong sistem kota-perkotaan sebagai pusat pelayanan primer dengan sektor unggulan di bidang pertanian, perikanan, industri, dan periwisata.

“Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama Raperda tersebut dapat segera dibahas dan mendapat persetujuan dari dewan sehingga dapat disahkan menjadi Perda dan selanjutkan akan dijadikan landasan operasional dalam penyelenggaraan Pemerintah Daerah,” tandasnya.

Mengenai sepuluh Raperda yang disampaikan Fadeli pada rapat paripurna dewan yaitu meliputi tentang, RTRW Lamongan tahun 2011-2031, penanggulangan bencana, izin usaha pertambangan, izin penyelenggaraan pelayanan kesehatan swasta, izin usaha jasa konstruksi, usaha perdagangan, pengerukan dan reklamasi, izin penggilingan padi, huller dan penyosohan beras. Kemudian Raperda tentang pendaftaran usaha pariwisata, dan perubahan atas peraturan daerah nomor 3 tahun 2008 tentang organisasi dan tata kerja dinas daerah.

Kamis, 06 Oktober 2011

Kesadaran ber-KB Sekaran Tertinggi

Partisipasi dan kesadaran masyarakat Kecamatan Sekaran dalam melakukan kontrasepsi keluarga berencana (KB) IUD dinilai paling tinggi, yaitu 3,67 persen rata-rata per desa dari total capaian se Lamongan. Lompa partisipasi KB yang dimulai tanggal 9 sampai 23 September, telah tercapai sebanyak 951 akseptor.

Pemenang hasil perolehan pelayanan IUD yang digelar bersama TNI tersebut, disampaikan langsung oleh Bupati Lamongan Fadeli didampingi Dandim 0812 Letkol Inf M. Syaeful Aziz. Dandim juga bertindak sebagai inspektur upacara pada acara HUT TNI ke-66 yang berlangsung di halaman gedung pertemuan Kadet Soewoko Makodim setempat, kemarin (5/10).

Selanjutnya, sebagai pemenang lomba kesadaran ber-KB bersama TNI pemenang kedua diraih Kecamatan Lamongan yaitu sebanyak 3,45 persen dan ketiga Bluluk 3,33 persen. Sementara lainnya, Sukorame 3,22 persen dan Karangbinangun 3,14 persen. Trophy serta hadiah dari pemenang tersebut diterima langsung oleh petugas tenaga medis KB di masing-masing wilayahnya.

Sementara itu dalam amanat Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E, yang dibacakan oleh Dandim 0812 Letkol Inf M. Syaeful Aziz, mengatakan, tema ini merefleksikan niat, tekad dan semangat seluruh keluarga besar TNI untuk berbuat dan berkarya dengan lebih baik, lebih berkualitas dan lebih berkapasitas.

Disamping itu, lanjut dia, lebih dimaknai sebagai komitmen dan upaya TNI untuk menggelorakan dan meningkatkan bahwa setiap warga negara dan komponen bangsa memiliki tanggung jawab dalam pembelaan negara. ”Sebagai upaya menumbuhkan sikap sense of belonging dan sense of responsibility baik segenap prajurit TNI maupun segenap komponen bangsa,” katanya.

Menurut dia, tugas konstitusional untuk mempertahankan kedaulatan negara, menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia dari segala bentuk ancaman, merupakan tugas yang mulia dan harus didukung oleh seluruh komponen bangsa.

“Bangun kemanunggalan TNI - Rakyat dan profesionalisme keprajuritan yang berbasis jati diri TNI sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang dan Tentara Nasional yang professional,” pungkasnya. Hadir pada acara tersebut Bupati Lamongan beserta jajarannya. Dandim juga sempat melakukan potong tumpeng sebagai wujud ungkapan rasa syukur HUT TNI yang ke-66.

AFC Verifikasi Persela

Empat orang dari tim Konfederasi Sepakbola Asia atau Asian Football Confederations (AFC), Rabu (5/10) bersama perwakilan dari PSSI memverifikasi kesiapan manajeman Persela Lamongan. Terutama verifikasi dokuen data yang sudah dikirimkan sebelumnya soal kelayakan unsur manajemen, fianance officer, legal officer, security officer dan terkait local media officer.

Seperti dijelaskan Alisher Nikimbaev (Manajer Proffesional Football), Indonesia termasuk yang paling akhir verifikasinya bersama Uni Emirat Arab. AFC sebelumnya sudah melakukan verifikasi semua negara Asia seperti Korea dan China.

Hasil kesimpulan dari cek dan sharing data tersebut, lanjut dia, akan dikirim ke AFC dan diputuskan kelayakannya oleh Exco AFC berdasarkan kelayakan standar se Asia. “Verifikasi ini terutama terkait kelayakan untuk mengikuti kompetsi AFC Champions League (Liga Champions Asia) untuk 3 musim mendatang. Yakni musim kompetsi 2012 hingga 2014, “ terang dia saat di Sekretariat Persela.

Dia juga sempat memuji Persela menjadi satu-satunya klub yang telah memiliki business plan. Meski belum bagus, dia menghargai upaya tersebut. terkait hasil verifikasi, kelayakannya bukan hanya akan ditentukan satu atau dua klub saja. Namun keseluruhan klub yang diverifikasi.

Setelah memverifikasi data di Sekeretariat Persela, Tim AFC langsung melihat kesiapaan fasilitas di Stadion Surajaya. Semua aspek dilihat dan diverifikasi. Mulai dari mixed zone, ruang media, ruang pemain home dan away hingga aspek keamanannya. Sejumlah saran pembenahan yang disampaikan AFC, seperti penambahan fasilitas untuk media akan dipenuhi manajerial Persela sebelum batas akhir 14 Oktober nanti.

Dalam sesi jumpa pers, Shahin Rahmani (Manajer Media) menegaskan dalam kesempatan hari itu dia bersama timnya tidak akan langsung melakukan penilaian. Karena nanti akan ada sesi kesimpulan tersendiri. Dia dan Tim AFC lain ingin melihat langsung keseriusan masing-masing klub dalam memenuhi ketentuan standar AFC yang ada.

Tim AFC lainnya yang hari itu datang adalah Benjamin Tan (Manajer Kompetisi) dan Avin (Manjer Audit Finance). Mereka didampingi dua orang dari PSII, Farid Mubarok dan Malik. Sementara dari manajerial Persela terlihat hadir Yuhronur Efendi bersama Agus Suyanto, R Yulianto, Anang Taufik dan sejumlah pengurus lainnnya.