Rabu, 06 Oktober 2010

Rp 20 Juta Untuk Insan Olahraga Terbaik

Tiga orang insan olahraga terbaik di Lamongan Jum’at pagi (24/9), menerima penghargaan dan uang pembinaan dari Bupati Lamongan. Penghargaan dan uang pembinaan tersebut disampaikan melalui Wakil Bupati Amar Saifudin seusai menjadi inspektur upacara Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke 27 di lapangan alun-alun Kota Lamongan.

Tiga insan tersebut masing masing Supardi sebagai Pembina olahraga terbaik, kemudian Robby Aufar Rizqi dan Ubaidi Mukhsithon sebagai olahragawan terbaik. Pembina olahraga terbaik menerima uang pembinaan Rp 10 juta, sementara olahragawan terbaik masing-masing menerima Rp 5 juta.

Robby Aufar Rizqi yang merupakan siswa SMAN 2 Lamongan yang meraih medali emas dari cabang olahraga (cabor) panahan saat Pekan Olahraga dan Seni Pesantren Nasional (Pospenas) ke 5 Juli lalu di Surabaya. Sedangkan Ubaidi Mukhsithon meraih medali emas di cabor pencak silat Kelas F, juga di ajang Pospenas ke-5. Ubaidi sendiri adalah siswa dari SMAN Sugio yang juga santri di Ponpes Walisongo.

Saat membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga RI Andi A Malarangeng, Wabup Haornas ke 27 tahun ini mengusung tema Kebangkitan Olahraga Nasional Raih Prestasi Dunia. pemilihan tema tersebut menurutnya dimaksudkan untuk memotivasi semua pihak agar berperan aktif meningkatkan prestasi olahraga nasional. ”Tema ini menegaskan pentingnya pengarusutamaan olahraga yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan untuk bersatu padu melakukan pembibitan dan pembinaan olahraga untuk berjaya meraih kejayaan prestasi pada tingkat regional maupun internasional, ” ujarnya.

Dengan tema itu, lanjutnya, dia berharap agar semua pihak untuk mendukung suksesnya kontingen Indonesia pada ajang Asian Games 2010 di Guangzho Tiongkok, serta tercapainya tri sukses penyelenggaraan Sea Games 2011 di Indonesia. “Kepada seluruh rakyat Indonesia, mari kita dukung dan doakan atlet-atlet kita agar mereka dapat mengibarkan bendera merah putih dan mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya dalam setiap ajang internasional, “ pungkasnya.

4 Pendonor Bakal Dapat Satya Lencana

Empat orang donor darah sukarela (DDS) akan dianugerahi oleh Presiden RI Susuilo Bambang Yudhyono. Penghargaan tersebut diberikan pada DDS yang telah mendonmorkan darahnya sebanyak 100 kali atau lebih.

Kepastian tersebut disampaikan Ketua PMI cabang Kabupaten Lamongan Sudjiman di Pendopo Lokatantra setempat, Rabu (23/9) saat peringatan HUT Palang Merah Indonesia (PMI) ke 65. Kegiatan yang dibuka Bupati Fadeli itu ujuga dihadiri Ketua PMI Jatim Subagyo S W. Empat orang penerima penghargaan itu adalah Hery Suprijatno, Ahmad Saudin, Djoko Umbar dan Imam Hidayat.

Selain penghargaan Satya Lencana Kebaktyian Sosial, dua orang DDS Lamongan juga akan menerima penghargaan dari Gubernur Jatim Soekarwo karena telah mendonorkan darahnya sebanyak 75 kali. Mereka adalah Kaswaji dan M Sholeh. Sementara untuk pernghargaan bagi DDS yang mendonorkan darahnya 50 kali atau kurang, pagi itu menerima penghargaan dari Bupati Fadeli. “Penghargaan bagi pendonor ini adalah wujud apresiasi atas sumbangsih yang telah diberikan secara sukarela, “ ujar Sudjiman.

Dalam rangka memperingati HUT PMI itu, PMI cabang Kabupaten Lamongan membagikan sebanyak 500 paket sembako kepada warga kurang mampu di Kabupaten Lamongan dan sekitarnya. Dengan rincian, 300 paket di bagikan di Pendopo Lokatantra secara simbolis oleh Fadeli dan 200 paket lainnya dibagikan di Kecamatan Deket. Adapun warga Deket yang menerima bantuan sembako antara lain; Desa Deket Kulon, Deket Wetan, Rejosari, dan Sugih Waras.

Ketua PMI Provinsi Jawa Timur, H. Subagyo SW, mengatakan, untuk memperingati HUT PMI yang ke-65, PMI cabang Kabupaten Lamongan menggelar Bhakti Sosial (Baksos) dalam bentuk pemberian paket sembako sebanyak 500 bertempat di Pendopo dan Kecamatan Deket kepada warga Lamongan dan sekitarnya yang kurang mampu.

Di Kecamatan Deket, paket sembako secara simbolis di serahkan oleh Wakil Bupati Amar, Camat Deket Dianto Haribowo beserta Muspika setempat dan Ketua pengurus PMI Provinsi serta Cabang Lamongan. Bupati Fadeli sendiri saat di Pendopo Lokatantra berharap agar PMI mengintensifkan sosialisasi kegiatan donor darah di Lamongan.

“Masyarakat nampaknya belum terlalu faham dengan manfaat kesehatan dari kegiatan donor darah. Selama ini, dari sekitar 600 kantor kebutuhan darah di Lamongan baru sekitar setengahnya yang bias dipenuhi dari kegiatan pengadaan sendiri. Karena itu sosialisasi perlu lebih diintensifkan,“ ujarnya.

27 Kecamatan Resmi Daftar Porkab

Sebanyak 27 kecamatan di Lamongan akhirnya resmi mendaftar dalam Pekan Olahraga Kabupatan (Porkab). Meski demikian, untuk Kecamatan Solokuro keabsahannya masih akan menunggu dalam dua tiga hari kedepan karena kekurangan kelengkapan berkas.

“Seluruh kecamatan di Lamongan sudah resmi mendaftar dalam Porkab. Khusus untuk Kecamatan Solokuro, dalam skrining kelengkapan berkas hari ini (kemarin, 23/9) ada sejumlah berkas yang belum dilengkapi. Namun panitia masih memberi kesempatan hingga dua tiga hari kedepan agar mereka melengkapi berkasnya, “ ujar Humas Koni Anton Sujarwo.

Sementara itu untuk kepastian jumlah atlet yang akan berlaga dalam Porkab 12-16 Oktober mendatang, jumlahnya masih terus diverifikasi. Karena seperti diocontohkan Anton, untuk cabang olahraga (cabor) bola voli, tim dari Kecamatan Sukodadi masih mempertimbangkan keikutsertaannya. Hal itu dengan pertimbangan kualitas atlit yang dimiliki.

Sedangkan untuk cabor bola basket hanya ada tiga kecamatan yang mendaftar. Yakni Lamongan, Karanggeneng dan Paciran. Sehingga tidak dipetandingkan dalam Porkab mendatang. Untuk cabor sepak takraw, meski juga tidak terlalu banyak yang mengirimkan timnya, namun masih cukup memadai untuk dipertandingkan. Ada lima kecamatn yang mengirimkan timnya, yakni Kecamatan Lamongan, Paciran, Bluluk, Turi dan Deket.

Meski kemarin adalah skrrining hari terakhir, masih ada sejumlah dokumen yang belum dilengkapi peserta. Paling banyak adalah kelengkapan administrasi terkait surat keterangan bahwa atlit yang didaftarkan berstatus pelajar. Selain itu juga cukup banyak yang belum melengkapi dengan foto copy KTP dan KSK.

Porkab nantinya mempertandingkan delapan cabor. Yakni tiga cabor wajib dan lima cabor pilihan. Tiga cabor wajib itu adalah bola voli, atletik dan pencak silat. Sementara cabor pilihannya adalah bulu tangkis, tenis meja, catur, sepak takraw dan bola basket.

Kamis, 23 September 2010

Pedagang PASB Terima Santunan

Sebanyak 20 pedagang Pasar Agrobis Semando Babat (PASB) yang kiosnya mengalami kebakaran pada Senin pagi lalu, kemarin (22/9) menerima santuan dari Bupati Lamongan. Masing-masing pedagang tersbeut menerima santuan sebesar Rp 1 juta.

“Apa yang kami berikan hari ini hanya sekedar santunan untuk meringankan beban pedagang yang kiosnya mengalami kebakaran. Semoga sedikit bisa meringankan beban pedagang, “ ujar Fadeli seusai menyerahkan bantuan di PASB.

Terkait kapan kios yang terbakar bisa dioperasionalkan lagi, Fadeli sendiri berharap semua proses investigasi dari Labfor Polda Jatim segera selesai sehingga bisa segera operasional kembali. “Kami menyerahkan semua proses penyelidikan pada pihak yang berwajib. Semoga segera tuntas, “ kata dia.

Kebakaran itu sendiri terjadi pada Senin pagi pukul 8.30. Api kemudian bisa dipadamkan satu jam kemudian oleh regu pemadam kebakaran bersama warga. 20 stan ukuran 2,5 meter x 2,5 meter itu ludes terbakar. Berdasar laporan Bdan Kesatuan Bangsa Politik dan Linmas setempat, kerugian ditaksir mencapai Rp 1,3 miliar berupa fisik bangunan dan barang dagangan yang terbakar.

Vaksin Meningitis Dilarang Untuk CJH Hamil

Calon Jamaah Haji (CJH) di Lamongan mulai Senin lalu (20/9) mulai menerima suntikan vaksin meningitis. Namun khusus untuk ibu hamil dilarang untuk menggunakan vaksin tersebut. Dari sejumlah 1.547 CJH Lamongan, tiga orang diantaranya diduga sedang hamil.

“Diduga ada tiga orang calon jamaah haji Lamongan yang sedang hamil. Dan jika nanti berdasar pemeriksaan terbukti benar tiga orang ini sedang hamil, maka mereka tidak diberikan vaksin meningitis. Bukan hanya itu, keberangkatan mereka ke tanah suci juga dipastikan harus di tunda terlebih dahulu, “ kata Abdur Rivai, Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PLP) pada Dinkes Lamongan saat ditemui di lokasi vaksinasi di RSUD dr Soegiri, Rabu (22/9).

Bagi ibu hamil, lanjutnya, vaksin yang berguna untuk mencegah radang selaput otak itu justru akan mengganggu tumbuh kembang janin. “Karena itu kami berhati-hati dengan kondisi kesehatan calon jamaah haji sebelum memberikan vaksin meningitis, “ ujarnya. Dinas Kesehatan sendiri sudah menyiapkan sebanyak 1.560 vaksin untuk kegiatan vaksinasi yang akan dilaksankan hinga Kamis (23/9) tersebut.

Ditambahkan olehnya, pemberian vaksin meningitis itu sangat penting karena konon radang selaput otak banyak menyebabkan kematian bagi jamaah haji yang sedang beribadah di tanah suci. Isu kehalalan vaksin ini yang sebelumnya diragukan karena menggunakan zat babi dalam prosesnya sudah selesai dengan terbitnya sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk sejumlah produk.

Berdasarkan sertfikat halal yang diterbitkan oleh, vaksin meningitis produksi Novartis Vaccines and Diagnostics Srl (NV and D) dari Italia yang digunakan Dinkes Lamongan masuk diantaranya. Vaksin meningitis produksi NV & D yang mendapat sertifikat halal itu bermerek Menveo Meningococcal Group A, C, W-135, dan Y Cnnyugate Vaccine. Pemberian vaksin ini sendiri menjadi klausul yang harus ada di paspor CJH seperti yang diwajibkan oleh pemerintah Arab Saudi.